Laporan wartawan sorotnews.co.id : Datim.
KARAWANG, JABAR – Proyek pembangunan drainase di Blok Maman, Desa Cikarang, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, menuai sorotan dari warga setempat. Drainase yang dikerjakan oleh CV. Zaidan Multi Mandiri tersebut terlihat tergenang air, memunculkan pertanyaan terkait kualitas dan efektivitas proyek yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karawang tahun 2025.
Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan drainase ini memiliki volume panjang 2 x 156 meter dan tinggi 0,90 meter, dengan nilai kontrak Rp189.340.000 dan masa pelaksanaan mulai 30 Juni hingga 28 Agustus 2025.
Namun, pantauan tim Sorotnews.co.id pada Sabtu (9/8/2025) menunjukkan adanya genangan air di dasar saluran drainase tersebut. Genangan terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan. Kondisi ini memunculkan kekhawatiran di kalangan warga mengenai ketahanan fisik bangunan drainase jika terus-menerus terendam air.
Salah seorang warga setempat mengaku heran dengan kondisi saluran yang seharusnya berfungsi mengalirkan air, namun justru menjadi tempat genangan. Ia khawatir proyek yang belum rampung sepenuhnya ini akan mengalami kerusakan dini.
“Kalau dari sekarang sudah tergenang, kami khawatir turapnya cepat rusak. Harusnya sebelum hujan turun, salurannya sudah berfungsi baik,” ujarnya di lokasi.
Warga berharap pihak pelaksana proyek segera melakukan penyedotan air, mengevaluasi fungsi aliran, dan memastikan bahwa pekerjaan sesuai spesifikasi teknis. Mereka juga mendesak instansi pengawas atau Dinas terkait untuk turun ke lapangan melakukan pemeriksaan, agar dana publik yang dialokasikan tidak sia-sia.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak kontraktor pelaksana maupun instansi teknis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab terjadinya genangan tersebut. Sorotnews.co.id masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.
Proyek drainase seperti ini seharusnya menjadi solusi dalam mengantisipasi banjir dan menjaga infrastruktur lingkungan. Namun, jika tidak dirancang dan dikerjakan dengan baik, justru dapat menimbulkan masalah baru bagi masyarakat.**








