Laporan wartawan sorotnews.co.id : Udin.
BATANG, JATENG – Penertiban kafe karaoke di kawasan wisata Pantai Sigandu oleh Pemerintah Kabupaten Batang mendapat dukungan penuh dari anggota Komisi VI DPR RI, Rizal Bawazier.
Langkah tegas Bupati Batang, Faiz Kurniawan, dianggap sejalan dengan aspirasi masyarakat yang merasa resah dengan keberadaan kafe karaoke ilegal yang dinilai merusak citra kawasan wisata dan melanggar berbagai peraturan daerah.
“Saya sangat setuju dan mendukung langkah Pak Faiz dan jajarannya dalam membongkar tempat karaoke yang menjadi sarang maksiat di kawasan Pantai Sigandu,” ujar politisi senior PKS asal Dapil X Jateng ini dalam siaran pers, Kamis 10 Juli 2025.
Ia menegaskan bahwa kafe karaoke ilegal tersebut tak hanya mencemari lingkungan wisata, tetapi juga melanggar aturan daerah. Pihaknya pun memuji keputusan Pemerintah Kabupaten Batang untuk menata kawasan wisata tersebut.
Dewan Pakar PKS yang karib disapa RB ini juga meneguhkan pentingnya wisata sehat yang tidak dicemari oleh tempat-tempat yang berpotensi mengundang maksiat.
“Jadi jangan kasih ruang untuk tempat-tempat maksiat bermunculan di wilayah Dapil X Jateng,” tegasnya.
Menurut RB, tindakan Pemkab Batang sudah melalui tahapan prosedur. Pemilik usaha telah diberikan tiga kali surat peringatan untuk membongkar sendiri bangunannya. Bahkan sebelumnya, sosialisasi juga telah dilakukan bersama unsur TNI dan Polri.
“Harusnya pemilik sadar diri. Sudah jelas melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2014 tentang Bangunan Gedung, Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Usaha Hiburan, hingga Perda Nomor 6 Tahun 2011 tentang Larangan Prostitusi,” ujarnya.
RB juga menyebut penertiban ini menjadi respons atas keresahan masyarakat, mengingat sebelumnya warga sempat melakukan aksi penyegelan karena karaoke tetap beroperasi secara ilegal.
Lebih lanjut, Rizal mengimbau para kepala daerah lain di Dapil X Jawa Tengah untuk mengambil sikap serupa. Langkah tegas Pemkab Batang patut ditiru apalagi berkaitan dengan penegakan perda.
“Kita ingin kawasan ini bersih dan benar-benar jadi tempat yang aman untuk masyarakat dan wisatawan,” pungkasnya.







