Siswa SDN Kebraon 1 Surabaya Terjatuh dari Ketinggian 10 Meter Saat Bermain Layang-Layang

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri. 

SURABAYA, JATIM – Seorang siswa kelas 6 SDN Kebraon 1 Surabaya mengalami kecelakaan serius setelah terjatuh dari lantai dua rumahnya saat bermain layang-layang, pada Rabu (30/7/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Korban diketahui bernama Sulton (11), warga Jalan Kebraon 3 Mundu No. 6 RT 5 RW 2, Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karang Pilang, Surabaya.

Menurut pantauan jurnalis Sorotnews, Sugeng Tri, korban terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter dan jatuh ke atap rumah kos di samping rumahnya. Saat kejadian, Sulton tengah bermain layang-layang di lantai dua rumahnya tanpa pengawasan orang dewasa.

“Korban mengalami luka di bagian kepala dengan darah keluar dari mulut. Namun tidak ditemukan luka luar lainnya yang signifikan,” ujar seorang petugas yang ikut mengantar korban ke rumah sakit.

Proses evakuasi korban berlangsung cepat dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah dan masyarakat setempat. Hadir di lokasi di antaranya Ketua RT 5 RW 2, Kasi Trantib Kelurahan Kebraon, Satpol PP Kecamatan Karang Pilang, personel Projopati Kelurahan, BPBD Kota Surabaya, Dinas Perhubungan, serta petugas dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

Sulton segera dilarikan ke Rumah Sakit Siti Khodijah menggunakan ambulans milik Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Sesampainya di rumah sakit, siswa tersebut langsung mendapat penanganan intensif di ruang perawatan.

“Setelah dilakukan CT scan, tidak ditemukan adanya patah tulang atau retakan di bagian kepala. Namun terdapat indikasi gumpalan darah, sehingga korban masih dalam observasi lanjutan,” ungkap salah satu tenaga medis di RS Siti Khodijah.

Hingga Kamis pagi (31/7), kondisi Sulton dilaporkan stabil dan masih menjalani perawatan intensif. Pihak sekolah dan perangkat kelurahan turut memberikan perhatian terhadap perkembangan kondisi kesehatan korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi orang tua dan masyarakat untuk lebih waspada terhadap aktivitas anak-anak di lingkungan rumah, terutama saat bermain di area yang berisiko tinggi seperti atap atau lantai atas bangunan.**

Pos terkait