Pertemuan Rutin Kader Surabaya Hebat Kelurahan Kebraon Soroti Pentingnya Imunisasi Anak

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri. 

SURABAYA, JATIM – Kader Surabaya Hebat (KSH) Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karang Pilang, Surabaya, menggelar pertemuan rutin bulanan pada Rabu, 30 Juli 2025, bertempat di Pendopo Kelurahan Kebraon. Pertemuan ini dihadiri oleh para kader dari 13 RW se-Kelurahan Kebraon.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Lurah Kebraon, Distiani Dwi Astutik, S.H., Ketua KSH Kelurahan Kebraon, Yusrina, serta Bidan Kelurahan Kebraon, Renny. Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu terkait kesehatan masyarakat dan program pemerintah dibahas, termasuk pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dicanangkan secara nasional setiap bulan Agustus dan November.

“Kami terus mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar membawa anak-anaknya untuk mendapatkan imunisasi selama Bulan Imunisasi Anak Sekolah. Ini penting untuk melindungi anak dari berbagai penyakit berbahaya,” ujar Bidan Renny dalam sambutannya.

Program BIAS merupakan inisiatif tahunan pemerintah pusat yang menyasar anak-anak Sekolah Dasar (SD) dan sederajat, dengan tujuan memberikan imunisasi lanjutan guna meningkatkan perlindungan terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin.

Pada pelaksanaan bulan Agustus 2025, BIAS akan difokuskan pada pemberian imunisasi Measles-Rubella (MR) untuk seluruh anak usia sekolah dan Human Papillomavirus (HPV) bagi anak perempuan kelas 5 dan 6. Adapun pada bulan November, imunisasi akan difokuskan pada vaksin Difteri-Tetanus (DT) untuk kelas 1 dan Tetanus-Difteri (Td) untuk kelas 2 dan 5.

“Peran serta orang tua dan sekolah sangat penting dalam menyukseskan program ini. Kami terus menjalin koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta masyarakat untuk memastikan seluruh sasaran mendapatkan imunisasi tepat waktu,” tambah Renny.

Ketua KSH Kelurahan Kebraon, Yusrina, menuturkan bahwa Kader Surabaya Hebat berperan sebagai mitra aktif pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.

“KSH memiliki tanggung jawab untuk mendampingi masyarakat, mengedukasi tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), membantu administrasi kependudukan melalui Aplikasi Sayang Warga (ASW), serta melaporkan kondisi sosial dan lingkungan di wilayah masing-masing,” jelas Yusrina.

Selain itu, para kader juga terlibat dalam penguatan program Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) dan aktif dalam kegiatan kesiapsiagaan lingkungan, termasuk pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan upaya peningkatan kebersihan lingkungan.

Lurah Kebraon, Distiani Dwi Astutik, S.H., dalam arahannya mengapresiasi peran aktif para kader yang dinilai sebagai ujung tombak pelayanan sosial dan kesehatan di wilayah kelurahan.

“Kami berharap pertemuan rutin seperti ini terus dijalankan sebagai sarana koordinasi dan evaluasi program-program pemerintah, khususnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Pemerintah Kelurahan Kebraon, bersama kader KSH, berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor demi mewujudkan masyarakat yang sehat, tangguh, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Kota Surabaya sebagai kota yang inklusif dan ramah warga.**

Pos terkait