Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Minardi.
MUNA, SULTRA – Dekan Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) Dr. Ir. Ishak Kadir, ST.,MT puji respon cepat yang ditunjukkan oleh UPTD Museum Bharugano Wuna Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muna terhadap sosialisasi Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) 2025.
Dalam sesi wawancara bersama Dekan Fakultas Teknik UHO Dr. Ir. Ishak Kadir, ST.,MT usai pelaksanaan kegiatan sosialisasi PISN, beliau menerangkan
“Kegiatan Sosialisasi Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) 2025 merupakan program pengabdian dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendisaintek) yang di inisiasi oleh LPPM UHO bekerjasama dengan UPTD Museum Bharugano Wuna.” ujar Ishak Kadir.
Dekan Fakultas Teknik UHO tersebut sangat mengapresiasi respon cepat yang ditunjukkan oleh UPTD Museum Bharugano Wuna.
“Mungkin ini merupakan Ilham bagi UPTD Museum Bharugano Wuna untuk kedepannya bisa lebih dikenal lagi oleh banyak orang bukan hanya tingkat nasional namun mancanegara. Perlu kita ketahui urgensi dari kegiatan PISN bahwa Museum Bharugano Wuna menyimpan banyak koleksi yang kaya akan nilai-nilai adat, seni dan pengetahuan lokal.” Tegas Dekan Fakultas Teknik UHO
Ishak Kadir kembali menambahkan bahwa pada era/zaman sekarang ini tantangan atau permasalahan yang dihadapi yaitu aspek sosial kemasyarakatan dan aspek produksi dan pemasaran.
“Ada beberapa tantangan atau permasalahan yang dihadapi zaman sekarang ini yaitu aspek sosial kemasyarakatan yang disebabkan kurangnya program partisipatif dan inovatif serta kurangnya inovasi dalam penyajian koleksi museum dan sumber daya pengelolaan yang terbatas, terutama dalam memanfaatkan teknologi digital sehingga menimbulkan kendala signifikan dalam meningkatkan daya tarik kunjungan.” Sambungnya
Ishak Kadir menyampaikan dalam kegiatan sosialisasi PISN, “beberapa solusi yang ditawarkan yaitu membangun virtual atau tour museum. Jadi kegiatan ini bertujuan untuk mengelola akses, meningkatkan daya tarik secara digital, guna menjangkau kalangan pengunjung yang luas, selain itu juga akan ada pembuatan video tentang profil Museum Bharugano Wuna serta pembuatan website interaktif dengan judul memperkuat eksistensi museum dirana digital. Dan yang terpenting agar bagaimana kita bisa menarik Gen Z, agar para generasi muda bisa tetap arif,” tutup Dekan Fakultas Teknik UHO tersebut**








