Mengawasi Aparatur Negara dan Informasi Publik

Lima Tahun Innovillage: Cetak Inovator Sosial Muda untuk Masa Depan Indonesia Berkelanjutan

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya. 

JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kapasitas generasi muda melalui program Innovillage, sebuah kompetisi inovasi sosial berbasis teknologi digital yang telah memasuki tahun kelima pelaksanaannya. Melalui program ini, Telkom mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pencipta solusi inovatif yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Innovillage hadir sebagai bentuk implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom yang berorientasi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) serta pemenuhan kebutuhan lokal. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2020, program ini telah melibatkan lebih dari 8.800 mahasiswa dari 400 perguruan tinggi di seluruh Indonesia, dengan realisasi lebih dari 670 proyek inovasi sosial yang tersebar di berbagai sektor.

Corporate Secretary Telkom Indonesia, Ahmad Reza, menjelaskan bahwa tantangan Indonesia dalam mendorong transformasi digital membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kecakapan teknis, tetapi juga kepemimpinan, empati sosial, serta kreativitas dalam menciptakan solusi.

“Kami percaya, melalui Innovillage, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang membawa dampak jangka panjang bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.

Beberapa proyek unggulan yang lahir dari Innovillage mencerminkan betapa teknologi sederhana dapat mengubah kehidupan komunitas. Di Bengkayang, Kalimantan Barat, mahasiswa merancang sistem penerangan berbasis tenaga aliran sungai untuk dusun tanpa listrik. Di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, tim membangun sistem peningkatan produktivitas pertanian. Sementara di Bone, Sulawesi Selatan, diciptakan aplikasi manajemen sampah, dan di Mojokerto, Jawa Timur, dirancang platform pemantauan stunting pada balita.

Ketua Tim Aither dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Riva Rizkiana Ramadhani, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Telkom.

“Berpartisipasi dalam Innovillage mendorong saya untuk berpikir lebih kritis dan kreatif. Program ini bukan hanya membuka ruang untuk berinovasi, tetapi juga membentuk kepercayaan diri untuk memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” ungkap Riva.

Selama lima tahun perjalanannya, Innovillage tidak hanya menghasilkan ratusan inovasi sosial, tetapi juga membangun ekosistem kolaboratif yang melibatkan mahasiswa, perguruan tinggi, komunitas lokal, dan sektor industri. Telkom Indonesia menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan program ini sebagai bagian dari investasi berkelanjutan dalam mencetak generasi muda yang tangguh, empatik, dan siap memimpin transformasi digital nasional.

“Melalui Innovillage, kami ingin menciptakan masa depan Indonesia yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berbasis teknologi. Mahasiswa adalah fondasi perubahan itu, dan kami percaya mereka mampu menghadirkan solusi untuk berbagai tantangan sosial,” tutup Ahmad Reza.**