Mengawasi Aparatur Negara dan Informasi Publik

Kerja Sama Strategis, Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin Temui Menhan Prancis di Paris

Laporan wartawan sorotnews.co.id : S.Ranex/Red.

PARIS, PRANCIS — Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan kehormatan kepada Menteri Pertahanan Prancis, H.E. Sébastien Lecornu, di Paris, Senin (14/7/2025). Pertemuan berlangsung usai keikutsertaan delegasi militer Indonesia dalam parade Hari Nasional Prancis (Bastille Day) di Champs-Élysées.

Dalam pertemuan tersebut, Menhan Sjafrie menyampaikan apresiasi atas undangan dan penghormatan tinggi yang diberikan kepada prajurit TNI dalam parade militer Bastille Day 2025. Menurutnya, keikutsertaan Indonesia sebagai kontingen pembuka parade merupakan simbol nyata dari kepercayaan dan kuatnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis.

“Kehadiran pasukan Indonesia dalam parade Bastille Day mencerminkan eratnya kemitraan strategis di bidang pertahanan yang telah dibangun kedua negara selama ini,” ujar Sjafrie.

Pertemuan bilateral tersebut juga membahas penguatan kerja sama pertahanan, baik dalam bentuk dialog kebijakan tingkat tinggi, kolaborasi industri pertahanan, pelatihan bersama, hingga pertukaran personel militer. Kedua menteri menegaskan pentingnya menjaga stabilitas kawasan Indo-Pasifik dan berkomitmen untuk terus meningkatkan interoperabilitas serta pertukaran teknologi dan keahlian militer.

Kedua negara juga sepakat untuk mempercepat implementasi kerja sama industri pertahanan yang telah terjalin, termasuk potensi peningkatan kandungan lokal dan alih teknologi pada alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang dibeli Indonesia dari mitra industri pertahanan Prancis.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari diplomasi pertahanan Indonesia di kawasan Eropa, sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk membangun kemitraan strategis global yang setara, saling menguntungkan, dan berorientasi pada kemandirian pertahanan nasional.

Kementerian Pertahanan RI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat posisi Indonesia sebagai aktor penting dalam keamanan regional maupun global melalui jalur diplomasi militer yang aktif dan produktif.**