Laporan wartawan sorotnews.co.id : Marselin SK.
MANGGARAI, NTT – Tim Kantor Wilayah (Kanwil) Kementrian Hak Asasi Manusia (HAM) Nusa Tenggara Timur (NTT) Mengunjungi Korban Penaniayaan yang dilakukan oleh 4 orang polisi dan 2 orang Pegawai Harian Lepas (PHL) terhadap korban Claudius Apriliano Sot (23), warga Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai pada Rabu (10/9/2025), bertempat di RSUD Ruteng.
Kepala Bagian Umum Kanwil HAM NTT Yohanes Virgius Nuwa Owa saat bertemu dengan orang tua serta keluarga korban menyampaikan bahwa pihak Kementerian HAM melalui Kanwil HAM NTT, serius mengawasi persoalan ini.
Barusan kami lakukan koordinasi dengan pihak Polres Manggarai. Kepada kami pihak Polres menyampaikan bahwa telah ditetapkan tersangka atas kasus penganiayaan terhadap Claudio Aprilianus Sot(23) yaitu 4 orang anggota Polisi dan 2 orang Pegawai Harian Lepas(PHL) yang bekerja di Polres Manggarai.
Dalam waktu dekat juga pihak Polres Manggarai akan menggelar sidang Kode Etik terhadap 4 orang anggotanya yang telah ditetapkan menjadi tersangka sesuai tahapan dan prosedur yg diatur.
Diamping itu kami barusan telah bertemu dengan pihak Direktur RSUD Ruteng. Kita ingin memastikan langkah yang diambil terkait penanganan korban serta kita mendiskusikan tentang biaya Rumah Sakitnya.
Kita juga menyarankan agar pihak RSUD Ruteng bisa membantu penanganan perawatan korban ini cepat dan baik tentu sesuai dengan standar opersional yang berlaku. Kami tentu berharap korban bisa dirawat dengan baik sehingga bisa mempercepat kesembuhannya.
Yohanes Virgius bersama tim Juga akan berupaya untuk menyiapkan pendampingan hukum kepada Korban dan para saksi dengan menghubungi / koordinasi dengan LBH yang ada dikabupaten Manggarai yg telah bekerja sama dengan kementerian HUKUM RI sehingga dapat dibebaskan dari pembiayaan.
Sebagai penutup tim Kanwil HAM NTT juga memberi peneguhan serta kekuatan kepada orang tua, keluarga serta Korban sendiri. Dan berharap agar kasus ini cepat terselesaikan. Apalagi ini merupakan persialan yang mendapat atensi dari pusat.**











