Pemprov Papua Barat Kejar Kehadiran Garuda Di Manokwari

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asep Suebu. 

MANOKWARI, PB – Gubernur Provinsi Papua Barat (PB), Dominggus Mandacan, mendorong Maskapai Garuda Indonesia segera membuka kembali penerbangan langsung ke Manokwari. Kehadiran Garuda dinilai sangat penting untuk mendukung kelancaran transportasi udara, baik bagi masyarakat umum maupun kebutuhan industri strategis di daerah.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Max Sabarofek, saat dihubungi awak media melalui panggilan WhatsApp, Sabtu (27/9/2025). Menurutnya, Pemprov Papua Barat saat ini tengah menindaklanjuti arahan Gubernur untuk mempercepat realisasi kehadiran Garuda di Manokwari.

“Maskapai Garuda diharapkan segera beroperasi kembali di Manokwari, agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus kebutuhan karyawan LNG Tangguh (BP Migas),” kata Max.

Ia menjelaskan, karyawan LNG Tangguh di Kabupaten Teluk Bintuni selama ini harus melalui Sorong untuk pergantian kru (crew change). Dengan adanya penerbangan Garuda di Manokwari, akses tersebut akan lebih efisien.

“Jika pemerintah tidak menghadirkan Garuda, sementara SOP dari LNG Tangguh mewajibkan penggunaan maskapai tersebut, tentu akan menyulitkan. Karena itu saya melakukan komunikasi intensif dengan pihak Garuda agar segera membuka rute ke Manokwari,” ujarnya.

Selain itu, kata Max, pihak investor yang menangani operasional LNG Tangguh juga telah menjalin komunikasi intens dengan manajemen Garuda. Ia berharap kehadiran Gubernur Dominggus Mandacan dalam proses percepatan ini dapat memperkuat posisi tawar agar Garuda segera melayani penerbangan Jakarta–Manokwari maupun Jakarta–Makassar–Manokwari.

Selain Garuda, maskapai Batik Air juga direncanakan membuka layanan penerbangan ke Manokwari. Namun, pemerintah daerah tetap memprioritaskan Garuda Indonesia sebagai mitra utama.

“Hasil komunikasi dengan manajemen Garuda, penerbangan ke Manokwari rencananya dilakukan dua kali seminggu. Jika seat penuh, maka bisa ditambah menjadi tiga kali. Ke depan, bila kuota penumpang memadai, bukan tidak mungkin jadwal bisa ditingkatkan menjadi setiap hari,” pungkas Max.**

Pos terkait