Laporan wartawan sorotnews.co.id : Irpan Sofyan.
JAKARTA – Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Korps Brimob Polda Metro Jaya melaksanakan Patroli Dialogis Rayonisasi pada Minggu dini hari (12/10/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis “Jaga Jakarta” yang digagas oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si.
Patroli digelar serentak di sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi gangguan kamtibmas, seperti aksi premanisme, tawuran warga, serta tindak kriminalitas lainnya. Kegiatan ini juga termasuk dalam skema Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran utama menekan kejahatan jalanan kategori C3 (curat, curas, dan curanmor), perjudian daring, serta penipuan berbasis online.
Sebanyak 25 unit patroli dikerahkan dari Detasemen Gegana dan Batalyon A, B, C, serta D Pelopor. Patroli ini menjangkau wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Tangerang Selatan, Kota Tangerang, hingga Bekasi.
Sebelum diberangkatkan, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan di masing-masing titik keberangkatan untuk menerima arahan teknis. Setelah itu, patroli menyisir sejumlah kawasan strategis dan padat aktivitas, seperti Palmerah, Slipi, Tomang, Sudirman, Blok M, Kelapa Gading, hingga Cikarang.
Berbeda dari patroli konvensional, kegiatan ini mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis. Personel Brimob secara aktif berdialog dengan warga, mendengarkan masukan, menyampaikan imbauan kamtibmas, serta membangun komunikasi dua arah guna memperkuat kepercayaan publik terhadap kehadiran aparat.
“Kami hadir bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Kami ingin warga merasa aman dan nyaman, terutama di jam-jam rawan malam hari,” ujar salah satu personel di lapangan.
Kehadiran aparat Brimob yang bersentuhan langsung dengan masyarakat mendapat apresiasi positif dari warga. Banyak yang merasa tenang dan terlindungi dengan kehadiran rutin aparat keamanan, terutama di kawasan yang kerap menjadi titik rawan.
Seluruh rangkaian patroli berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Hingga patroli berakhir, tidak ditemukan kejadian menonjol maupun potensi gangguan yang signifikan. Usai kegiatan, seluruh personel kembali ke markas masing-masing untuk melakukan konsolidasi dan pelaporan hasil patroli.
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa patroli dialogis merupakan bentuk nyata kesiapsiagaan Korps Brimob dalam menjaga keamanan wilayah hukum Polda Metro Jaya.
“Melalui program Jaga Jakarta, Brimob hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan yang tidak hanya menjaga, tetapi juga membangun kedekatan dengan warga. Pendekatan dialogis ini menjadi kunci dalam menciptakan rasa aman dan memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Brimob Polda Metro Jaya juga mengajak masyarakat untuk aktif menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian sosial, dan tidak ragu untuk segera melaporkan potensi gangguan kamtibmas kepada aparat terdekat.
Program “Jaga Jakarta” bukan hanya menjadi simbol kehadiran aparat, tetapi juga menjadi platform kolaboratif antara masyarakat dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tertib.**








