Warga Karang Taruna RW 2 Kebraon Ikuti Gerak Jalan Mojokerto–Surabaya 2025

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Sugeng Tri. 

SURABAYA, JATIM — Karang Taruna RW 2 Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karangpilang, Surabaya turut serta dalam ajang Gerak Jalan Mojokerto–Surabaya tahun 2025. Rombongan ini tampil dengan nomor peserta 30011, dan sebelum diberangkatkan seluruh peserta berfoto bersama Ketua RW 2, Indah Kartika Wati, di depan Balai RW setempat.

Kegiatan gerak jalan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November, sebuah momen bersejarah untuk mengenang perjuangan para pahlawan, khususnya pejuang Surabaya dalam pertempuran melawan penjajah Belanda.

Karang Taruna RW 2 Kebraon berangkat mengikuti gerak jalan tersebut pada Sabtu, 15 November 2025, menempuh rute sepanjang 55 kilometer dari Mojokerto menuju Surabaya. Acara ini diikuti sekitar 6.734 peserta dari berbagai daerah, termasuk Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo, Lamongan, dan Jombang.

Berdasarkan pantauan jurnalis Sorotnews di lokasi start, yakni Lapangan Surodinawan Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, pelepasan peserta dimulai pukul 12.30 WIB hingga 15.30 WIB.

Peserta yang berangkat pada sesi sore, sekitar pukul 16.00 WIB—kebanyakan pesepeda ontel—terpantau lebih cepat mencapai garis finis di Tugu Pahlawan Surabaya. Beberapa sepeda dihiasi bendera Merah Putih, ornamen antik, hingga kostum bertema pahlawan dan budaya Nusantara, termasuk peserta yang mengenakan pakaian adat Dayak.

Sementara itu, peserta berjalan kaki mulai mencapai garis finis pada kisaran pukul 19.00 WIB.

Rombongan Karang Taruna RW 2 Kebraon baru tiba di Tugu Pahlawan Surabaya pada pukul 21.00 WIB, setelah menempuh perjalanan panjang dan melelahkan dari Mojokerto.

Ketua RW 2, Indah Kartika Wati, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang ketahanan fisik, tetapi juga sarat makna perjuangan.

“Gerak Jalan Mojokerto–Suroboyo menjadi ajang penting untuk mengenang perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan. Ini bukan sekadar kegiatan fisik, tetapi wujud penghargaan terhadap para pahlawan yang telah rela berkorban demi tanah air,” ujarnya kepada Sorotnews Surabaya.**

Pos terkait