Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni.
PURWOKERTO, JATENG – Kota Purwokerto menjadi saksi sejarah bagi 23 lulusan Taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Angkatan 55. Mereka secara resmi mengucap sumpah janji dan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam upacara khidmat yang digelar di Lapas Kelas IIA Purwokerto pada Rabu (04/02). Momentum ini menandai transformasi para tunas muda dari masa pendidikan menuju gerbang pengabdian nyata.
Upacara pengambilan sumpah ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, Mardi Santoso. Kehadiran para pimpinan tinggi, termasuk Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Jateng, Ina Purnaningati Saputro, serta jajaran Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Karesidenan Banyumas, menambah suasana sakral dan memberikan dukungan moral bagi para pegawai baru tersebut.
Dalam amanatnya, Mardi Santoso menekankan bahwa status PNS yang kini melekat bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian panjang yang penuh tantangan. Ia mengingatkan agar setiap personel senantiasa menjaga marwah institusi dalam setiap tindakan, baik di dalam maupun di luar lingkungan kerja. Integritas menjadi poin utama yang digarisbawahi sebagai fondasi dalam menjalankan tugas di bidang pemasyarakatan.
“Sebagai insan pemasyarakatan, tugas dan tanggung jawab yang Saudara emban ke depan tidaklah ringan. Pemasyarakatan menuntut dedikasi, kejujuran, disiplin, dan kepekaan sosial, serta komitmen yang kuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam pembinaan warga binaan pemasyarakatan,” tegas Mardi Santoso di hadapan para peserta upacara.
Rasa syukur terpancar jelas dari raut wajah para pegawai baru yang telah melewati masa pendidikan ketat di akademi. Elok, salah satu lulusan yang baru saja dilantik, mengungkapkan bahwa momen ini adalah puncak dari penantian dan kerja keras selama bertahun-tahun. Baginya, seragam yang dikenakan kini membawa beban tanggung jawab besar untuk membawa perubahan positif bagi organisasi.
“Ini adalah amanah besar bagi kami semua. Saya berkomitmen untuk terus menjaga marwah institusi, khususnya di wilayah Jawa Tengah, serta siap memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung 15 program aksi Kemenimipas. Kedisiplinan sebagai ASN yang berintegritas akan selalu menjadi pedoman saya dalam bertugas,” ujar Elok dengan penuh semangat.
Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari para tamu undangan. Kehadiran jajaran Kepala UPT se-Karesidenan Banyumas menunjukkan soliditas organisasi dalam menyambut estafet kepemimpinan dari generasi muda. Dengan semangat baru ini, diharapkan jajaran pemasyarakatan di Jawa Tengah semakin kuat dalam memberikan pelayanan dan pembinaan yang humanis serta profesional.**








