Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni.
BATANG, JATENG – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pekalongan melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batang guna memperkuat sinergi antar-instansi. Pertemuan strategis ini difokuskan pada upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan pemasyarakatan. Langkah ini diambil sebagai bentuk respons serius terhadap tantangan peredaran narkoba yang kian kompleks.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyepakati penguatan program pembinaan kepribadian bagi Klien Pemasyarakatan. BNNK Batang berkomitmen memberikan dukungan penuh melalui penyuluhan bahaya narkoba secara berkala, khususnya bagi klien yang tengah menjalani masa integrasi. Hal ini bertujuan agar para klien memiliki bekal mental yang kuat saat kembali ke lingkungan masyarakat.
Tak hanya penyuluhan, program konseling perubahan perilaku juga menjadi poin krusial yang dibahas. Kerja sama ini diharapkan dapat memutus rantai siklus penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan psikologis yang mendalam. Selain itu, edukasi mengenai ketahanan keluarga akan diberikan sebagai benteng utama dalam proses rehabilitasi sosial klien di rumah masing-masing.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap klien yang berada di bawah bimbingan kami benar-benar pulih dan memiliki daya tangkal yang kuat terhadap godaan narkotika. Kerja sama dengan BNNK Batang ini adalah langkah nyata untuk mewujudkan hal tersebut melalui pembinaan yang lebih terukur,” ujar Kepala Bapas Kelas II Pekalongan di sela-sela kegiatan koordinasi.
Komitmen terhadap integritas institusi juga dibuktikan dengan kesepakatan teknis pelaksanaan tes urin bagi pegawai dan klien. Bagi pegawai Bapas, tes urin akan dilakukan secara berkala dan mendadak sebagai deteksi dini guna menjamin seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) bersih dari narkoba. Sementara bagi klien, tes urin menjadi syarat wajib dalam proses pengawasan guna memastikan kepatuhan mereka terhadap ketentuan program reintegrasi sosial.
Pihak BNNK Batang menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapannya dalam memberikan bantuan teknis maupun edukatif.
“Sinergi ini adalah kunci. Kami akan mendukung penuh Bapas Pekalongan, baik dalam hal pengawasan melalui tes urin maupun dalam penguatan karakter klien agar mereka tidak kembali terjerumus,” ungkap perwakilan BNNK Batang.
Sebagai tindak lanjut, poin-poin kerja sama ini akan segera dituangkan ke dalam naskah kesepakatan resmi yang lebih teknis. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang “Bersinar” (Bersih Narkoba) serta mencetak Klien Pemasyarakatan yang pulih, mandiri, dan kembali produktif bagi masyarakat luas.**











