Ratusan Warga Terdampak Banjir Di Kota Pekalongan Rayakan Tahun Baru Di Pengungsian

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni. 

KOTA PEKALONGAN, JATENG – Merayakan pergantian tahun di lokasi pengungsian menjadi pengalaman yang tidak akan pernah dilupakan bagi Maria (39) maupun ratusan warga lainnya.

Bacaan Lainnya

Banjir kali ini bertepatan dengan malam pergantian tahun menyisakan kesedihan lantaran liburan yang sudah direncanakan batal karena banjir

“Anak-anak sempat protes namun setelah diberikan pengertian akhirnya memahami apalagi di rumah memang sudah tidak ada lagi tempat yang kering. Semua terendam banjir,” katanya, Sabtu (31/12/2022) malam.

Maria mengungkapkan banjir kali lebih parah dari sebelumnya. Selain ketinggian mencapai satu meter, warna airnya hitam bercampur lumpur tidak seperti biasanya.

“Banjir makin tinggi. Bila sebelumnya hanya sebatas teras rumah, kini tempat tidurpun terendam air,” ujarnya.

Rupanya hal yang sama juga dirasakan Chndra (23) dan keluarga besarnya yang terpaksa menghabiskan malam tahun baru di pengungsian.

“Ini menjadi pengalaman pertama merayakan malam tahun di tempat pengungsian,” ucap Chandra diamini kerabatnya.

Meski harus menghabiskan malam tahun baru di pengungsian namun Chandra dan keluarganya mengaku tetap merasakan keseruan lantaran menjadi momen yang jarang terulang.

“Biasanya kalau merayakan malam tahun baru bikin acara sendiri-sendiri, tapi malam ini justru semua keluarga besar bisa berkumpul bersama. Jadi malah bisa seru dan ramai tidak terasa sepi,” tuturnya.

Pos terkait