Laporan wartawan sorotnews.co.id : M. Suryadi.
TAPSEL, SUMUT – Parah Lapangan Sepak Bola jadi pembuangan sampah di Jalan Lintas Sumatera Desa Tolang Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara, Rabu (17/5/2023 )
Hal tersebut diungkapkan oleh Ali Asman Harahap Aktivis Pemerhati Lingkungan Hidup.
“Sangat disayangkan Lapangan Bola yang berada di jalan lintas Sumatera, Sipirok tersebut kondisinya sangat memprihatinkan selain lapangan yang tidak terawat karena hampir sekeliling lapangan bola tersebut ditumbuhi semak belukar. Bukan hanya itu saja terlihat jelas Sampah menumpuk diareal tersebut. Padahal hanya berjarak beberapa Ratus meter dari Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, Kemana semua anggaran dan pejabat Dinas Lingkungan Hidup Di Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) ini ? Bukankah sudah ada Tempat Pembuangan sampah yang sudah dibuat,” cetus Ali Harahap.
Terpisah Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Strategi Tabagsel Panda Matondang mengecam Dinas Lingkungan Hidup Tapanuli Selatan.
“Kemana semua anggaran untuk bidang persampahan di Dinas tersebut? Saya meminta kepada Bupati Tapanuli Selatan agar memanggil dan mengevaluasi Kinerja Ongku Atas Siregar selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tapanuli Selatan, Jangan jangan (diduga – red) anggaran di Dinas tersebut di Korupsikan,” ucap Panda Matondang
“Inikan jalan Lintas banyak masyarakat dari dalam dan Luar wilayah Tapsel melintas sangat merusak keasrian dan keindahan Bumi Tapsel ini. Apalagi musim penghujan pasti bau menyengat dari tumpukan sampah tersebut. Apa Dinas Lingkungan Hidup Tapsel tidak bisa melihat atau memang hal tersebut disengaja untuk membuat suasana di Tapsel jadi buruk,” tambah Panda Matondang.
Awak media sorotnews.co.id mencoba konfirmasi hal tersebut kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup melalui Perpesanan WhatsApp, namun sayang Ongku Atas Siregar memilih Bungkam. Terlihat jelas pesan chat tersebut sudah contreng dua biru (tanda sudah dibaca) meski demikian Kadis hanya membaca tanpa Komentar hingga berita ini diterbitkan.








