Bapas Pekalongan Awasi Pelaksanaan Diversi Anak di Masjid Arrayan

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni. 

PEKALONGAN, JATENG – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Pekalongan melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan penetapan diversi yang ditetapkan Pengadilan Negeri Pekalongan. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (26/9/2025) pukul 09.00 WIB di Masjid Arrayan, Kelurahan Bendan, Kota Pekalongan.

Bacaan Lainnya

Dalam kesempatan tersebut, seorang anak berinisial M.F. menjalani diversi dengan melakukan pelayanan masyarakat berupa menjaga kebersihan lingkungan masjid. Hal ini menjadi bagian dari tanggung jawabnya atas kasus yang menjeratnya di bawah Pasal 363 KUHP.

Selama kegiatan, M.F. tampak serius dan antusias melaksanakan tugas, mulai dari menyapu halaman masjid, membersihkan tempat wudu, hingga merapikan area sekitar masjid. Ia didampingi Adit, Pembimbing Kemasyarakatan Muda dari Bapas Pekalongan, serta pengurus takmir masjid setempat.

Menurut Bapas Pekalongan, pembersihan masjid dipilih sebagai bentuk pembinaan yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap lingkungan masyarakat. Takmir Masjid Arrayan pun menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi langkah Bapas dalam memberikan ruang bagi anak untuk memperbaiki diri melalui kegiatan positif.

“Pengawasan ini penting untuk memastikan anak melaksanakan kewajibannya dengan baik. Lebih dari itu, kami ingin memberikan pembinaan agar ia dapat kembali berintegrasi ke masyarakat secara positif,” ujar Adit di sela kegiatan.

Diversi sendiri merupakan mekanisme penyelesaian perkara anak di luar jalur persidangan formal. Sanksi berupa pelayanan masyarakat dipandang lebih mendidik, humanis, serta sejalan dengan prinsip peradilan anak yang restoratif.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Bapas Pekalongan dalam mendukung sistem peradilan anak yang berkeadilan restoratif. Melalui pengawasan yang ketat namun penuh pendekatan kemanusiaan, Bapas berharap M.F. dapat menyelesaikan kewajibannya dengan baik dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab. Ke depan, Bapas Pekalongan juga akan terus memantau perkembangan M.F. agar diversi ini memberi dampak positif, baik bagi dirinya maupun lingkungan sekitar.**

Pos terkait