Laporan wartawan dorotnews.co.id : Toni.
PEKALONGAN, JATENG – Dalam upaya memperkuat sistem pengamanan dan ketertiban, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pekalongan menjalin koordinasi strategis dengan Koramil Pekalongan Barat. Pertemuan yang digelar pada Kamis (4/9/2025) pukul 10.00–11.00 WIB ini merupakan tindak lanjut Keputusan Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang Standar Pencegahan Gangguan Keamanan dan Ketertiban.
Berlokasi di Koramil Pekalongan Barat, kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Bapas Pekalongan, Sri Hardono Setiawan, didampingi Kasubsi BKD yang juga merangkap Plt. Kaur TU. Kehadiran pejabat Bapas ini menjadi bukti keseriusan dalam membangun kerja sama erat dengan aparat penegak hukum (APH) setempat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah binaan.
Sri Hardono menegaskan, tujuan utama pertemuan ini adalah memperkuat sinergi antara Bapas Pekalongan dan Koramil Pekalongan Barat.
“Dengan dukungan Koramil, Bapas akan memiliki lapisan pengamanan tambahan yang bisa diandalkan, sehingga lingkungan Bapas tetap kondusif dan aman bagi seluruh penghuni maupun petugas,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga mendorong peningkatan kerja sama lintas sektor dengan APH lain di Pekalongan. Menurutnya, hal ini menjadi langkah strategis untuk membangun jejaring pengamanan yang lebih luas, terintegrasi, dan siap menghadapi berbagai potensi gangguan.
Laporan kegiatan koordinasi tersebut telah disampaikan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah. Dengan begitu, setiap langkah yang diambil Bapas Pekalongan selaras dengan kebijakan pusat.
Kegiatan yang berlangsung lancar dan tertib ini diharapkan menjadi babak baru komitmen Bapas Pekalongan dalam menjaga keamanan serta ketertiban. Sinergi yang terjalin bersama Koramil Pekalongan Barat pun diharapkan dapat menjadi model kolaborasi efektif antara lembaga pemasyarakatan dan aparat militer, demi terciptanya lingkungan masyarakat yang aman dan kondusif.**








