Diduga Habis Setengah Miliar Cuman Dapat Pondasi Dan Tiang Pancang, Gedung Serba Guna Desa Tulis Pun Mangkrak

Foto : Terlihat bangunan pondasi dan tiang besi

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Slamet. 

BATANG, JATENG – Pupus sudah keinginan warga Desa Tulis, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang untuk memiliki gedung serba guna. Pasalnya sejak dibangun tahun 2020 hingga 2021, tak pernah selesai alias mangkrak.

Diduga Anggaran sebesar Rp 500 juta dari aspirasi dan dana desa sudah ludes namun bangunan fisik gedung masih berupa pondasi dan tiang pancang.

Informasi dari warga kondisi pekerjaan yang mangkrak sudah lebih dari satu tahun dan lokasi gedung yang dibangun sudah ditumbuhi rumput serta ilalang.

“Sudah setahun kondisinya seperti ini,” ungkap warga setempat yang mengaku keberatan disebut nama, Senin (12/12/2022).

Kades Tulis, Solikhin mengatakan perencanaan gedung serba guna dibiayai dengan dua anggaran yakni 2020 dan 2021 melalui dana aspirasi sebesar Rp 200 juta dan dana desa sebesar Rp 300 juta.

“Dana aspirasi untuk pengurukan dan pondasi, sedangkan Dana Desa untuk pembesian serta tengahan,” terang Solikhin.

Solikhin menyebut bahwa pembangunan gedung serba guna tidak bakalan selesai karena besaran anggaran yang seharusnya digunakan mencapai Rp 2 miliar.

Ia pun mengaku tidak tahu bahwa uang sebesar itu bersumber dari mana datangnya lantaran Dana Desa yang dibagi-bagi hanya menyisakan Rp 300 juta untuk peruntukan gedung serba guna.

“Makanya persoalan ini sudah sampai ke Inspektorat dan dipastikan anggaran 2022 tidak ada yang untuk pembangunan gedung serba guna,” bebernya.

Solikhin menjelaskan bahwa persoalan atau kendala yang dihadapi sudah ditangani Inspektorat sehingga untuk lebih amannya memang harus ke Inspektorat.

“Kan sempat saya ngomong orang desa itu paling aman ya merapat ke inspektorat apalagi sudah ada yang menjelaskan misal ada selisih itu masih aman,” ujarnya.

Untuk itu pihaknya berniat akan melanjutkan lagi pembangunan gedung serba guna pada tahun depan atau 2023 di mana Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) berasal dari perangkat atau Kadus.

“Adapun sejauh ini untuk Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) pembangunan gedung serba guna ini juga belum keluar,” katanya.

Pos terkait