Kepala Kantor BLU UPBU Kelas II Rendani Manokwari: Fokus Ke Pelayanan Penumpang

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asep Suebu. 

MANOKWARI, PAPUA BARAT – Kepala Kantor BLU UPBU Kelas II Rendani Manokwari, Herman Sujito, S.SiT., M.M., menyampaikan bahwa pengembangan Bandar Udara Rendani kini memasuki fase baru. Setelah sebelumnya fokus pada peningkatan aspek keselamatan penerbangan, kini prioritas bergeser ke pengembangan pelayanan publik, khususnya fasilitas terminal penumpang, Rabu (23/7/2025).

Menurut Herman, sejak tahun 2003 hingga 2024, pengembangan bandara lebih difokuskan pada peningkatan keselamatan penerbangan. Salah satu capaian penting adalah perpanjangan landasan pacu (runway) menjadi 2.300 meter. Dalam waktu dekat, akan ada penambahan 600 meter, terdiri dari 200 meter untuk runway dan 400 meter untuk zona keselamatan, sehingga panjang total runway akan menjadi 2.500 meter.

“Dengan target 2.500 meter, maka Bandara Rendani sudah bisa melayani pesawat mendarat dari dua arah. Ini menjadi lompatan besar dalam aspek operasional dan keselamatan penerbangan,” jelas Herman.

Seiring peningkatan aktivitas penerbangan, perhatian kini difokuskan pada pengembangan terminal penumpang. Kapasitas ruang tunggu saat ini hanya mampu menampung 311 penumpang, yang tidak lagi memadai apabila ada tiga pesawat tiba dalam waktu bersamaan.

“Oleh sebab itu, pengembangan terminal menjadi sangat penting dan telah direncanakan. Luas lahan terminal nantinya akan menjadi 18.900 meter persegi,” ujarnya.

Herman juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari atas dukungan yang diberikan selama ini, khususnya dalam penyediaan lahan untuk pengembangan bandara, baik itu untuk perpanjangan runway maupun pembangunan terminal baru.

“Kolaborasi dengan Pemda Manokwari sudah terjalin cukup lama, dan kami mengucapkan terima kasih atas bantuannya, termasuk proses ganti rugi kepada warga. Pada tahun 2024, sebanyak 24 Kepala Keluarga telah menerima santunan dari Pemda,” tambah Herman.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rencana pembangunan terminal baru dan area parkir akan meluas dari kawasan Kantor Otoritas Bandara hingga ke area sekitar gereja. Saat ini, proses pendataan lahan sedang dilakukan oleh tim Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Papua Barat, khususnya Kabupaten Manokwari.**

Pos terkait