Mengawasi Aparatur Negara dan Informasi Publik

Kepala Staf Kepresidenan Hadiri DGVeRS 2025, Soroti Pentingnya Transformasi Digital Nasional

Laporan wartawan sorotnews.co.id : S.Ranex/Red.

JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, M. Qodari, menghadiri forum strategis bertajuk Digital Government, Ventures, and Research Summit (DGVeRS) 2025, yang diselenggarakan oleh B-Universe di Senayan Park, Jakarta, pada Sabtu (20/4/2025).

Mengusung tema “Digital Transformation for National Economic Development and Global Competitiveness”, forum ini menjadi ajang dialog kolaboratif yang mempertemukan pemimpin industri, pengambil kebijakan, akademisi, dan komunitas digital. Tujuannya adalah membentuk masa depan digital Indonesia yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya saat membuka acara, M. Qodari menyampaikan keynote speech yang menyoroti pentingnya transformasi digital sebagai pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional dan peningkatan daya saing global.

“Saya mengapresiasi penyelenggaraan DGVeRS 2025. Forum ini memadukan konektivitas, kreativitas, dan komunitas, yang mencerminkan wajah Indonesia saat ini dinamis, terbuka, dan penuh potensi,” ujar Qodari di hadapan para peserta.

Ia menegaskan bahwa transformasi digital merupakan keniscayaan yang tidak bisa dihindari oleh bangsa Indonesia. Untuk itu, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, sektor pendidikan, dan masyarakat digital harus terus diperkuat.

“Melalui forum seperti DGVeRS, kita bisa mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat daya saing nasional dan menegaskan kesiapan Indonesia memasuki era digital global,” tambahnya.

Forum DGVeRS 2025 tidak hanya menjadi wadah diskusi, tetapi juga ruang bagi berbagai inisiatif digital strategis, termasuk inovasi teknologi, kebijakan publik berbasis data, dan pengembangan talenta digital Indonesia. Acara ini dipandang sebagai salah satu langkah konkret dalam mewujudkan ekosistem digital yang produktif dan berdaya saing tinggi.

Para pembicara dalam forum ini menyoroti berbagai aspek, mulai dari transformasi layanan publik berbasis digital, peluang investasi teknologi, hingga pentingnya perlindungan data dan etika dalam dunia digital yang terus berkembang.

Kehadiran Kepala Staf Kepresidenan di acara ini menegaskan dukungan pemerintah terhadap inisiatif-inisiatif yang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, di mana teknologi dan digitalisasi menjadi penggerak utama kemajuan bangsa.**