Ketua MAKN Kabupaten Muna YM la Ode Riago Ziarah Makam Leluhur Di Kota Wuna

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Minardi. 

MUNA, SULTRA – Ziarah Makam Leluhur adalah tradisi yang sangat umum di Indonesia, terutama dalam masyarakat yang memegang teguh nilai-nilai budaya dan agama.

Bacaan Lainnya

Ketua MAKN Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara Yang Mulia (YM) La Ode Riago menyebutkan bahwa ziarah kubur memiliki makna dan tujuan

1. Penghormatan dan Pengenangan
Merupakan bentuk penghormatan dan kasih sayang kepada nenek moyang atau leluhur yang sudah meninggal. Ini juga menjadi sarana untuk mengenang jasa-jasa dan nilai-nilai luhur yang mereka wariskan.

2. Mendoakan Leluhur
Dalam konteks agama (terutama Islam, yang banyak dipraktikkan di Indonesia), ziarah adalah kesempatan untuk mendoakan ahli kubur agar diampuni dosanya dan mendapatkan tempat yang baik di sisi Tuhan.

3. Memperkuat Ikatan Keluarga
Ziarah sering kali dilakukan bersama-sama oleh keluarga besar, yang dapat mempererat tali silaturahmi dan mengajarkan generasi muda tentang akar keluarga mereka.

4. Sarana Introspeksi
Mengunjungi makam sering dijadikan momen untuk merenung, mengingat kematian, dan mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.

5. Pelestarian Tradisi dan Sejarah
Di beberapa daerah, ziarah makam leluhur, terutama tokoh penting atau pendiri desa/wilayah, juga menjadi bagian dari upaya melestarikan sejarah dan identitas budaya.

Usai melakukan ziarah, YM La Ode Riago menggelar baca doa bersama warga masyarakat Kota Wuna yang dipimpin oleh Khatibino Lawa La Ode Maidila di masjid yang Omputo Sangia.**

Pos terkait