Laporan wartawan sorotnews.co.id : Tim.
BANGKOK — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Thailand pada Senin, 19 Mei 2025. Kunjungan kenegaraan ini menjadi langkah strategis dalam mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Thailand, khususnya dalam kerja sama di berbagai sektor penting seperti ekonomi, pertahanan, dan diplomasi.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, menyampaikan bahwa kunjungan Presiden Prabowo membawa misi diplomatik yang signifikan dalam memperkuat kemitraan strategis kedua negara di kawasan Asia Tenggara.
“Dalam rangka kunjungan resmi Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto ke Thailand, beliau akan melakukan serangkaian agenda penting dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral antara Indonesia dengan Thailand,” ujar Yusuf Permana dalam keterangan pers kepada awak media di Bangkok, Minggu (18/5/2025).
Agenda kunjungan Presiden dimulai pada pagi hari sekitar pukul 09.30 waktu setempat, dengan menghadiri audiensi resmi bersama Raja Thailand, Yang Mulia Maha Vajiralongkorn, di Amphorn Royal Palace, Bangkok. Pertemuan ini menjadi simbol kuatnya hubungan diplomatik kedua negara serta penghormatan dari Kerajaan Thailand terhadap kepemimpinan Indonesia.
Usai bertemu Raja, Presiden Prabowo akan disambut secara resmi oleh Perdana Menteri Thailand, Paetongtarn Shinawatra, di kompleks Government House. Upacara penyambutan akan dilaksanakan secara khidmat, dimulai dengan pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara, diikuti dengan inspeksi pasukan jajar kehormatan, dan sesi perkenalan antar delegasi resmi.
“Upacara penyambutan resmi akan diawali dengan dikumandangkannya dua lagu kebangsaan dari masing-masing negara, kemudian inspeksi pasukan jajar kehormatan, lalu dilanjutkan dengan perkenalan delegasi resmi dari kedua belah pihak,” jelas Yusuf.
Agenda berikutnya adalah pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan PM Paetongtarn yang akan membahas penguatan kerja sama Indonesia–Thailand di berbagai sektor strategis. Presiden akan didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Luar Negeri, Sekretaris Kabinet, dan Duta Besar RI untuk Kerajaan Thailand.
Sebagai penutup rangkaian agenda, kedua pemimpin negara dijadwalkan menandatangani sejumlah Nota Kesepahaman (MoU) yang menandai komitmen konkret untuk memperluas dan memperdalam kerja sama bilateral. Kunjungan resmi ini akan ditutup dengan jamuan santap siang kenegaraan di Government House.
“Sementara itu teman-teman media yang dapat kami sampaikan tentang agenda kunjungan resmi Bapak Presiden Prabowo di Thailand,” ujar Yusuf menutup keterangan persnya.
Kunjungan kenegaraan ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam hubungan Indonesia dan Thailand yang tidak hanya mempererat persahabatan antarbangsa, tetapi juga membuka peluang kerja sama konkret yang saling menguntungkan di masa depan.**











