Negara Hadir, Kodam XIV/Hasanuddin Bangun Jembatan Gantung Penghubung Dua Desa di Maros

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Burhanuddin. 

MAROS, SULSEL – Panglima Kodam XIV/Hasanuddin, Bangun Nawoko, meninjau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Desa Bonto Matinggi, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Rabu (18/2/2026).

Peninjauan dilakukan guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memenuhi standar keamanan dan kualitas konstruksi. Dalam kegiatan tersebut, Pangdam didampingi sejumlah pejabat utama Kodam XIV/Hasanuddin.

Pembangunan jembatan gantung ini menghubungkan Desa Bonto Matinggi dengan Desa Bonto Manurung di Kecamatan Tompobulu. Infrastruktur tersebut dikerjakan oleh personel Zeni dari Kodam XIV/Hasanuddin bersama Yonzipur 8/SMG dan Kodim 1422/Maros.

Pembangunan jembatan ini bertujuan membuka akses transportasi masyarakat yang selama ini terbatas, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi lainnya.

Dalam keterangannya, Pangdam menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program prioritas Presiden RI, Prabowo Subianto, khususnya dalam percepatan pembangunan infrastruktur desa guna memperkuat konektivitas dan pemerataan pembangunan.

“Pekerjaan harus dilaksanakan dengan dedikasi tinggi, mengutamakan faktor keamanan dan kualitas konstruksi. Kita berharap pembangunan ini selesai tepat waktu agar segera dimanfaatkan masyarakat,” ujar Mayjen TNI Bangun Nawoko di sela peninjauan.

Ia juga menekankan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga berperan aktif membantu percepatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah terpencil dan terisolasi.

Dengan terbangunnya jembatan gantung tersebut, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik, aktivitas ekonomi masyarakat meningkat, serta berdampak pada penguatan kemandirian dan kesejahteraan warga di Kecamatan Tompobulu dan sekitarnya.**

Pos terkait