Laporan wartawan sorotnews.co.id : Oriyen Suebu.
JAYAPURA, PAPUA – Perjudian jenis Toto Gelap (Togel) di Kabupaten Jayapura terlihat marak tanpa ada sentuhan pihak penegak hukum, hal ini terlihat saat waktu pembelian togel diberbagai pos penjualan yang tersebar di wilayah tersebut.
Pemuda intelektual, saat dihubungi awak media menyampaikan bahwa perjudian togel dalam sehari terdapat lima putaran permainan togel yaitu Qwizon, Singapura, Sidney, Filipina dan Beijing. Sehingga perjudian togel di Kabupaten Jayapura beromset mencapai ratusan juta rupiah perbulannya, Minggu (01/10/2023).
Ia menyampaikan bahwa tidak pernah ada penindakan terhadap Bandar Togel di wilayah hukum Polres Kabupaten Jayapura dan atau Polda Papua terkesan pembiaran. Pada hal Owner atau Bandar Togel tersebut berinisial L, ia terkenal mafia judi togel di wilayah Provinsi Papua, kesal Pemuda Intelektual.
“Masyarakat pernah berharap kepada pihak Kepolisian harus berantas perjudian togel, namun harapan tersebut sirnah dan Kepolisian tidak pernah menyikapi maraknya perjudian togel di Kabupaten Jayapura,” ucap Pemuda Intelektual dengan nada kecewa.
Ia menambahkan bahwa, “perjudian togel bukan budaya kami orang Papua, melainkan Tanah Papua adalah tanah yang diberkati oleh Tuhan dan jangan dijadikan Tanah Papua sebagai Sodom dan Gomora. Jadi saya minta kepada pihak penegak hukum jangan diam saja. Tangkap dan proses hukum bos Togel berinisial L,” tegas si Pemuda.











