Mengawasi Aparatur Negara dan Informasi Publik

Perkuat Penanggulangan Kebakaran, Mendagri Buka Peluang Kerja Sama dengan Denmark

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Agus Arya. 

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, menerima kunjungan kerja Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Løkke Rasmussen, di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, pada Senin (21/4). Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam menjajaki kerja sama strategis, khususnya di bidang penanggulangan kebakaran dan bencana.

Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri membahas potensi kolaborasi dalam pemanfaatan teknologi pemadam kebakaran modern dari Denmark, yang dikenal memiliki sistem dan peralatan mutakhir dalam penanganan darurat. Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, turut mendampingi Mendagri dalam agenda tersebut.

Salah satu momen utama dalam kunjungan ini adalah demonstrasi teknologi pemadam kebakaran bertekanan tinggi oleh tim dari Denmark. Bertempat di halaman Kantor Pusat Kemendagri, tim Denmark memperlihatkan kemampuan alat pemadam berbasis kompresor tekanan tinggi dengan kombinasi air dan busa untuk memadamkan api dari simulasi mobil terbakar. Api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari lima menit.

Mendagri Tito menyampaikan apresiasinya atas demonstrasi tersebut. “Teknologi yang ditampilkan sangat efektif dan efisien. Ini adalah inovasi luar biasa yang bisa membantu kita dalam meningkatkan respons kebakaran di daerah-daerah padat penduduk. Kami sudah berdiskusi dengan Bappenas terkait kemungkinan dukungan pembiayaan agar teknologi ini dapat diterapkan di kota-kota besar di Indonesia,” ujarnya.

Tito juga menyoroti keunggulan sistem manajemen tanggap darurat Denmark, terutama pada sistem pusat panggilan (dispatch center) yang dinilainya sangat efisien.

“Denmark memiliki salah satu sistem dispatch center terbaik di dunia. Saya ingin sistem ini bisa direplikasi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, dan Bali,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Bina Adwil, Safrizal ZA, mengungkapkan bahwa Kemendagri akan segera menindaklanjuti potensi kerja sama ini.

“Kami akan menjadwalkan pertemuan lanjutan pada Juni atau Juli mendatang dan mulai membahas implementasi teknisnya dengan para pemangku kepentingan,” ujarnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi titik awal kerja sama yang lebih luas antara Indonesia dan Denmark dalam membangun sistem penanggulangan kebakaran dan bencana yang modern, efisien, dan adaptif terhadap tantangan masa depan.**