Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni.
PEKALONGAN, JATENG – Dalam upaya memperkuat pembinaan dan kemandirian bagi klien Pemasyarakatan, Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pekalongan, Tri Haryanto, melakukan kunjungan koordinasi ke Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Pekalongan, Jumat (10/10).
Kunjungan ini menjadi langkah strategis Bapas Pekalongan untuk memperluas jejaring kerja sama dengan lembaga pelatihan kerja, guna mendukung program bimbingan kemandirian dan reintegrasi sosial bagi klien Pemasyarakatan.
Rombongan Bapas Pekalongan yang terdiri dari pejabat struktural dan Pembimbing Kemasyarakatan diterima langsung oleh Kepala BLK Kabupaten Pekalongan, Khoerus Sajidin, beserta jajarannya. Selain menjalin koordinasi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus perkenalan Tri Haryanto sebagai Kepala Bapas Pekalongan yang baru menjabat.
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan ruang bagi klien Pemasyarakatan untuk mengasah keterampilan dan membangun kemandirian, sehingga mereka siap kembali berkontribusi di masyarakat,” ujar Tri Haryanto.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kolaborasi dalam penyelenggaraan pelatihan kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi klien Bapas. Melalui dukungan BLK, para klien diharapkan memperoleh keterampilan praktis yang dapat menjadi bekal dalam membuka peluang usaha atau memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Kepala BLK Kabupaten Pekalongan, Khoerus Sajidin, menyambut positif kerja sama ini. Ia menilai sinergi antara Bapas dan BLK merupakan langkah nyata dalam mendukung program pemerintah di bidang pemberdayaan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Bapas Pekalongan. BLK siap memberikan dukungan pelatihan sesuai kebutuhan klien, agar hasilnya benar-benar bermanfaat dan berdampak bagi kehidupan mereka,” ungkap Khoerus.
Kegiatan koordinasi ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi terwujudnya kolaborasi berkelanjutan antara kedua lembaga. Melalui sinergi yang kuat antara Bapas Pekalongan dan BLK Kabupaten Pekalongan, pembinaan kemandirian bagi klien Pemasyarakatan diharapkan dapat berjalan lebih efektif, produktif, dan berdampak positif bagi masyarakat.**








