Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni.
KOTA PEKALONGAN, JATENG – Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dinperpa) Kota Pekalongan, Muadi mengungkapkan di 2022 terjadi kenaikan skor Pola Pangan Harapan (PPH) untuk jenis makanan tertentu. Konsumsi makanan berasal dari umbi-umbian, sayur dan buah mulai meningkat.
“Skor kita naik dari 80,05 di 2021 menjadi 94,07 di 2022 dan diharapkan meningkat lagi di 2023,” ujar Muadi, Senin (6/3/2023).
Untuk terus meningkatkan kebiasaan masyarakat mengkonsumsi makanan berunsur sayur, umbi dan buah maka Dinperpa gencar melakukan pelatihan mengolah kreasi pangan.
Tujuannya selain hasil olahan makanan bisa lebih bervariatif juga kandungan gizi maupun zat yang diperlukan tubuh tidak hilang atau menyusut begitu saja.
“Produk olahan bernilai gizi seperti menu berbahan baku umbi seperti singkong, ketela dan jagung bisa dibuat kekinian,” katanya.
Muadi menyebut pelatihan mengolah makanan bekerjasama dengan TP PKK dan pihak lain seperti kecamatan, kelurahan dan pegiat Pekarangan Pangan Lestari (P2L).
“Fokus pelatihan selain kreasi olahan manakanan juga mengutamakan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA),” jelasnya.
Dalam kesempatan pelatiha tersebut juga dihadirkan narasumber dari pengurus Indonesian Chef Association (ICA), Karsiti yang banyak memberikan ide maupun inspirasi.








