Mengawasi Aparatur Negara dan Informasi Publik

Wamenhan Donny Ermawan Taufanto Pimpin Ziarah Nasional di TMP Kalibata Peringati Hari Veteran Nasional 2025

Laporan wartawan sorotnews.co.id : S.Ranex/Red.

JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Veteran Nasional Tahun 2025, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto memimpin Upacara Ziarah Nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, pada Selasa (12/8/2025).

Kegiatan ziarah ini menjadi bentuk penghormatan dan komitmen nyata pemerintah terhadap jasa para pahlawan dan veteran yang telah berjuang demi kemerdekaan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Upacara dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, serta peletakan karangan bunga di Tugu Pahlawan Kalibata. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan prosesi tabur bunga di makam para pahlawan, termasuk di antaranya makam Pahlawan Revolusi.

Momen ini tidak hanya menjadi refleksi atas perjuangan masa lalu, tetapi juga pengingat bagi generasi penerus untuk terus menjaga nilai-nilai kebangsaan dan semangat patriotisme.

Dalam suasana penuh haru dan penghormatan, Wamenhan Donny Taufanto secara khusus menyapa H.W. Sriyono, veteran tertua yang hadir dalam upacara tersebut. Sosok berusia 95 tahun itu menjadi simbol hidup sejarah perjuangan bangsa.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya,” tulis Wamenhan dalam pesan penutupnya, menegaskan kembali pentingnya meneladani nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hari Veteran Nasional yang diperingati setiap tanggal 10 Agustus menjadi pengingat akan keberanian, pengorbanan, dan dedikasi para pejuang kemerdekaan. Ziarah nasional ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi pengikat semangat kebangsaan di tengah tantangan zaman.

Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perhatian terhadap kesejahteraan para veteran serta memastikan bahwa nilai-nilai perjuangan mereka tetap hidup dalam sanubari seluruh rakyat Indonesia.**