Mengawasi Aparatur Negara dan Informasi Publik

Warga Trans Sobey Pertanyakan Lambannya Pembangunan Jembatan Darurat oleh Kontraktor

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asep Suebu. 

TELUK WONDAMA, PB – Warga Trans Sobey di Kabupaten Teluk Wondama mempertanyakan lambannya kinerja kontraktor dalam membangun jembatan darurat di ruas jalan Trans Sobey, tepatnya di perbatasan Kampung Marwa dan Kampung Warayaru. Jembatan tersebut sebelumnya ambruk pada Sabtu malam, Desember 2024, akibat tingginya intensitas hujan yang menyebabkan banjir dan erosi di sekitar pondasi jembatan.

Jembatan sepanjang sekitar 50 meter dengan lebar 7 meter itu sebelumnya dibangun menggunakan struktur rangka baja dan lantai beton bertulang. Infrastruktur ini merupakan bagian dari program peningkatan konektivitas antar-kampung terpencil yang dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) beberapa tahun lalu.

Menurut kesaksian warga setempat, tanda-tanda kerusakan telah muncul sejak debit air sungai meningkat akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari berturut-turut. Derasnya arus air sungai menggerus pondasi jembatan di salah satu sisi, yang akhirnya menyebabkan keruntuhan struktur utama jembatan dan patahnya badan jembatan di bagian tengah.

“Kami masyarakat Trans Sobey berharap pemerintah bertindak cepat. Ini bukan hanya soal akses jalan, tapi soal keberlangsungan kehidupan sehari-hari kami,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.

Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas PUPR telah mengerahkan tim dan alat berat untuk membangun jembatan darurat sebagai solusi sementara guna memulihkan konektivitas warga. Namun hingga saat ini, proses pembangunan jembatan darurat tersebut dinilai berjalan sangat lamban. Warga mendesak agar kontraktor pelaksana mempercepat pekerjaan agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat tidak terus terganggu.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kontraktor terkait lambannya progres pembangunan jembatan darurat tersebut.**