Mengawasi Aparatur Negara dan Informasi Publik

Kospin Jasa Beri Santunan Ribuan Imam Masjid di Kota Pekalongan

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni. 

KOTA PEKALONGAN, JATENG – Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Gedung H.A. Djunaid Convention Center, Kota Pekalongan, Rabu (11/3/2026). Ribuan imam masjid dan muazin dari berbagai penjuru Kota Pekalongan berkumpul dalam kegiatan Silaturahmi dan Buka Bersama yang digelar oleh Kospin Jasa.

Kegiatan yang telah memasuki tahun ke-11 ini dihadiri Wali Kota Pekalongan H.A. Afzan Arslan Djunaid, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Arm Gerry Herlambang, Kepala Kantor Kemenag Kota Pekalongan Abdul Wahab, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bimala, anggota DPRD Kota Pekalongan, serta sejumlah tokoh masyarakat dan ulama.

Ketua Umum Kospin Jasa, H.M. Andy Arslan Djunaid, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para imam masjid, muazin, dan tokoh agama yang selama ini berperan penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini merupakan kegiatan ke-11. Pada sore hari ini kita mengundang kurang lebih 2.500 imam masjid dan muazin serta tamu undangan lainnya. Temanya adalah silaturahmi, karena dengan silaturahmi insyaallah banyak keberkahan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam kegiatan tersebut Kospin Jasa juga memberikan santunan kepada keluarga imam masjid atau muazin yang telah meninggal dunia kepada 4 ahli waris. Bantuan sebesar Rp5 juta diberikan masing-masing ahli waris sebagai bentuk kepedulian sosial.

“Setiap tahun Kospin Jasa memberikan santunan kepada imam masjid atau muazin yang meninggal dunia. Kita berikan kepada keluarganya sebesar lima juta rupiah setiap ahli warisnya. Santunan itu di-cover oleh Asuransi Jasa Mitra Abadi Tbk yang merupakan asuransi milik Kospin Jasa,” jelas Andy.

Menanggapi kegiatan tersebut, Wali Kota Pekalongan H.A. Afzan Arslan Djunaid mengapresiasi kepedulian Kospin Jasa yang secara konsisten memberikan perhatian kepada para imam dan muazin. Menurutnya, peran mereka sangat besar dalam menjaga kehidupan spiritual masyarakat.

“Pemerintah Kota Pekalongan sangat mengapresiasi kegiatan ini. Para imam masjid dan muazin adalah garda terdepan dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan penghargaan kepada mereka,” tuturnya.

Sementara itu, qori internasional Muammar Zainal Asyikin yang turut hadir dan membacakan tasmi’ Al-Qur’an menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian terhadap para imam dan muazin di Kota Pekalongan.

“Bersyukur masih ada di antara kita yang mau berkorban untuk membesarkan Ramadan. Saya sudah tiga dekade setiap Ramadan di Kota Pekalongan, dari zaman Pak Haji Djunaid, kemudian Pak Haji Zaky, dan sekarang Pak Andi,” ungkapnya.

Ia juga berharap perhatian terhadap para imam, khatib, dan muazin tidak hanya dilakukan saat Ramadan, tetapi juga di waktu lain sepanjang tahun.

“Mudah-mudahan ke depan semakin besar perhatiannya kepada imam masjid dan muazin. Harapannya suatu saat bukan hanya di Ramadan, tetapi di luar Ramadan juga ada perhatian dan santunan bagi imam, khatib, dan muazin,” pungkas Muammar.**