Laporan wartawan sorotnews.co.id : Asep Suebu.
TAMBRAUW, PBD – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Tambrauw memperketat pengamanan di sepanjang jalur Fef–Sorong menyusul insiden penembakan dan penganiayaan terhadap sejumlah pengendara sepeda motor yang terjadi di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (16/3/2026) tersebut dilaporkan menimpa empat orang pengendara motor yang tengah melintas di wilayah tersebut. Aksi penyerangan yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal itu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sehari-hari menggunakan jalur Fef–Sorong sebagai akses utama transportasi.
Sebagai respons cepat dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polres Tambrauw meningkatkan intensitas pengamanan melalui pengawalan kendaraan secara berkala, baik dari arah Fef menuju Sorong maupun sebaliknya. Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik yang dinilai rawan, di antaranya Kampung Bamfot, Jokbe, Bano, hingga Distrik Bamusbama.
Selain itu, aparat kepolisian juga mendirikan sejumlah pos pengamanan tambahan yang mulai dioperasikan sejak Selasa (17/3/2026). Keberadaan pos-pos tersebut bertujuan untuk memperkuat kehadiran personel di lapangan, sekaligus menjadi pusat pemantauan dan respons cepat terhadap potensi gangguan keamanan.
Petugas di lapangan turut aktif memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat dan para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur tersebut. Bahkan, masyarakat untuk sementara waktu diimbau agar tidak menggunakan kendaraan roda dua saat melintas di wilayah rawan, sebagai langkah antisipatif guna meminimalisir risiko serta menjaga keselamatan.
“Langkah pengamanan ini merupakan upaya kami untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus memastikan aktivitas transportasi tetap berjalan lancar pasca kejadian,” ujar salah satu petugas di lapangan.
Hingga saat ini, situasi di jalur Fef–Sorong terpantau relatif kondusif. Arus lalu lintas masih berjalan normal dengan pengawasan ketat dari aparat kepolisian yang terus bersiaga di sejumlah titik strategis.
Polres Tambrauw menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, serta memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat, khususnya pasca insiden yang terjadi di Distrik Bamusbama.
Di sisi lain, aparat kepolisian juga masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku penembakan guna mengungkap motif serta memastikan para pelaku dapat segera diproses sesuai hukum yang berlaku.**








