Kepala Bapas Pekalongan Hadiri Pembukaan Pembinaan Mental Terpadu di Nusakambangan

Laporan wartawan sorotnews.co.id : Toni. 

PEKALONGAN, JATENG – Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pekalongan menghadiri kegiatan pembukaan Pembinaan Mental Terpadu Pegawai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang digelar di Nusakambangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis kementerian dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia aparatur pemasyarakatan di seluruh Indonesia.

Bacaan Lainnya

Pembinaan Mental Terpadu tersebut dilaksanakan mulai 13 Januari hingga 5 Februari 2026 dan diikuti oleh 150 pegawai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berasal dari berbagai satuan kerja di seluruh Indonesia. Program ini dirancang sebagai sarana pembentukan karakter aparatur yang berintegritas, profesional, dan berkomitmen tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Selama mengikuti kegiatan, para peserta akan mendapatkan pembekalan menyeluruh terkait penguatan mental, kedisiplinan, serta penanaman nilai-nilai pengabdian, loyalitas, dan tanggung jawab sebagai aparatur negara. Pembinaan ini diharapkan mampu membentuk aparatur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki keteguhan moral dan etika kerja yang tinggi.

Kegiatan Pembinaan Mental Terpadu secara resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Asep Kurnia. Dalam sambutannya, Sekjen Kemenimipas menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai momentum introspeksi diri bagi seluruh peserta agar semakin memahami dan menaati seluruh ketentuan yang berlaku. Ia juga menyampaikan bahwa pembinaan ini bertujuan membangun jiwa korsa, mempererat kebersamaan antarpegawai, serta menciptakan aparatur Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berintegritas, berdedikasi tinggi, dan berkarakter PRIMA.

Kepala Bapas Pekalongan, Tri Haryanto, menyampaikan bahwa Pembinaan Mental Terpadu memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk aparatur pemasyarakatan yang tangguh, disiplin, dan berintegritas.

“Kegiatan pembinaan mental terpadu ini menjadi sarana bagi seluruh peserta untuk memperkuat integritas, kedisiplinan, serta loyalitas dalam menjalankan tugas. Nilai-nilai yang ditanamkan diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Tri Haryanto.

Ia juga menambahkan bahwa pembinaan mental merupakan fondasi utama dalam mendukung pelaksanaan tugas Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang profesional serta berorientasi pada pelayanan publik.

“Dengan mental yang kuat, integritas yang terjaga, dan rasa kebersamaan yang solid, saya yakin seluruh pegawai dapat memberikan kinerja terbaik bagi organisasi dan masyarakat,” imbuhnya.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan Pembinaan Mental Terpadu ini, Bapas Pekalongan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berdedikasi tinggi, guna mewujudkan pelayanan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang profesional dan berkarakter PRIMA.**

Pos terkait